#ShutDownJokowi dan #uninstallJokowi Trending di Twitter

www.artefak.org - #ShutDownJokowi dan #uninstallJokowi Trending di Twitter. Buntut dari  tweer kemarin sang CEO Bukalapak Ahmad Zaky tetang Presiden baru dan industri 4.0 akhirnya trending #uninstallBukalapak. Ini merupakan respon dari cuitan dari sang pendiri bukalapak tersebut.

Dari beberapa berita yang dilasir dari detik.com, Kumparan.com dan media berita lainnya bahwa sang CEO Bukalapak telah memberikan klarifikasi dan meminta maaf terhadap netizen. Memang hal ini cukup mengejutkan bagi Zaky dan Bukalapak kenapa cuitannya bida viral dan mulai dibumbui politik dari kedua belah pihak baik dari BPN Prabowo-Sandi dan TKN Jokowi-Ma'ruf. Para pendukung jokowi memang bereaksi dan membuat tagar #UninstallBukalapak.

BACA JUGA : #HTILanjutkanPerjuangan Trending Akibat Putusan MA

Beberapa waktu kemudian muncul banyak statement dari politisi kedua belah pihak. Dari pihak TKN menyebutkan CEO Bukalapak sudah memberikan klarifikasi dan minta maaf. Sedangkan BPN menyebutkan itu sebuah kebenaran seperti halnya do'a mbah Moen yang salah penyebutannya untuk Pak Prabowo. Hal ini terlihat memang segala sesuatu dapat dipolitisasi.

Dan pada kesempatan kali ini trending berganti dengan #ShutDownJokowi dan #UnInstallJokowi berbalik menyerang sang Presiden Petahana Jokowi. Semoga bukan kemunduruan dari TKN dalam membela pak Jokowi dalam pilpress. Ada timelime menarik dari tweet @budak_blog yang mencoba menjelaskan kemungkinan dari fenomena tweet dari Ahmad Zacky.

BACA JUGA : Achmad Zaky Temui Jokowi di Istana

Fenomena ini memang akan terus terlihat sampai pilpres berlangsung. Perang sensasi menang lebih banyak daripada sunstansi. Kita memang sebagai pemirsa pertarungan merasa tidak nyampai apa visi misi dari kedua belah pihak dan aksi nyata untuk bangsa ke depan. Kita banyak dipertontonkan akan sensasi-sensasi terutama dari media eletronik dan juga banyak dari media social.

Kita berharap pada debat dan kampanya yang masih menyisakan kurang lebih dua bulan ini Rakyat diajak berfikir cerdas sehingga yang terpilih memang memperjuangkan kepentingan rakyat Indonesia.

Tidak ada komentar